Sumber: Tafsir Al-Qur'an
عَنْ أَبِيْ هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّ رَسُوْلَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: لَا يَقْبَلُ اللَّهُ صَلَاةَ أَحَدِكُمْ إِذَا أَحْدَثَ حَتَّى يَتَوَضَّأَ
Artinya:
Dari Abu Hurairah Ra. Bahwasannya Rasulullah SAW. Bersabda: "Allah tidak akan menerima sholat salah seorang di antara jika dia sedang berhadats sampai dia bersuci". [HR. Bukhari no. 6954/ HR. Muslim no. 225 ]
Penjelasan Hadits:
Allah Subhanahu Wata'ala sangat menyukai orang-orang yang bersih sebagaimana dalam firmannya.
اِنَّ اللّٰهَ يُحِبُّ التَّوَّابِيْنَ وَيُحِبُّ الْمُتَطَهِّرِيْنَ
"Sesungguhnya Allah menyukai orang yang bertaubat dan mencintai orang yang bersih dan suci".
Dalam hadits di atas Rasulullah SAW. menjelaskan bahwa sholat yang tanpa bersuci/berwudlu maka sholat tersebut akan ditolak dan tidak diterima oleh Allah SWT.
Bersuci/Berwudlu merupakan salah satu rukun dalam sholat, yang mana jika tidak melakukannya maka sholat tersebut tidak akan sah. Oleh karena itu marilah kita selalu memperhatikan apa yang sudah Rasulullah SAW. ajarkan kepada kita.
والله أعلم با الصواب


0 komentar:
Posting Komentar